Gambaran Pengetahuan Ibu Post Partum Tentang Pemberian Kolostrum Pada Bayi Baru Lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Monta
Keywords:
Kolostrum, Pengetahuan Ibu, Post Partum, Bayi Baru Lahir, ASI EksklusifAbstract
Kolostrum merupakan cairan pertama yang disekresikan kelenjar payudara pada hari pertama hingga keempat setelah persalinan dan kaya akan protein serta antibodi yang berperan penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh bayi. Kandungan zat antiinfeksi pada kolostrum 10–17 kali lebih tinggi dibandingkan ASI matur sehingga efektif menurunkan risiko infeksi, diare, dan gangguan pernapasan serta berkontribusi pada penurunan angka kematian neonatal. Meskipun demikian, cakupan ASI eksklusif secara global dan nasional masih belum mencapai target, dan masih ditemukan ibu yang tidak segera memberikan kolostrum karena kurangnya pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu post partum tentang pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di wilayah kerja Puskesmas Monta Kabupaten Bima tahun 2025. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 82 ibu post partum, dengan sampel 68 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia 20–35 tahun (52,4%), berpendidikan SMA (71,4%), dan memiliki dua anak (45,2%). Tingkat pengetahuan ibu post partum tentang pemberian kolostrum sebagian besar berada pada kategori baik yaitu 69%, cukup 26,2%, dan kurang 4,8%. Disimpulkan bahwa mayoritas ibu post partum memiliki pengetahuan yang baik tentang pemberian kolostrum, namun masih diperlukan edukasi berkelanjutan dari tenaga kesehatan untuk meningkatkan pemahaman dan praktik pemberian kolostrum secara optimal.





