Hubungan Tingkat Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Donggo Kabupaten Bima
Keywords:
Aktivitas Fisik, Kualitas Tidur, Ibu Hamil, KehamilanAbstract
Kehamilan merupakan proses fisiologis yang disertai perubahan fisik, hormonal, dan emosional yang dapat memengaruhi kualitas tidur ibu. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa 50–80% ibu hamil mengalami gangguan tidur yang berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kualitas tidur adalah aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan kualitas tidur ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Donggo Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 59 ibu hamil dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner aktivitas fisik dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square/Spearman dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik sering (50,8%) dan kualitas tidur baik (45,8%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kualitas tidur ibu hamil (p value = 0,00 < 0,05). Ibu hamil yang lebih sering melakukan aktivitas fisik cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih baik dibandingkan dengan yang jarang atau tidak pernah beraktivitas fisik. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik dan kualitas tidur ibu hamil. Aktivitas fisik teratur dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas tidur dan kesehatan ibu selama kehamilan.





