Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Perubahan Perilaku PHBS Anak Kelas VI Sekolah Dasar Negeri Rompo Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima
Keywords:
pendidikan kesehatan, PHBS, cuci tangan, sekolah dasar, perilaku anakAbstract
Pendidikan kesehatan di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) anak sejak dini. Rendahnya praktik PHBS, khususnya kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, serta meningkatnya berbagai masalah kesehatan anak menunjukkan perlunya intervensi pendidikan kesehatan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perubahan perilaku PHBS (cuci tangan) pada siswa kelas VI SDN Rompo Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen pretest-posttest dengan teknik total sampling terhadap 42 siswa kelas VI. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan observasi sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan. Analisis data dilakukan secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan secara bivariat menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi α < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan pendidikan kesehatan, perilaku PHBS kategori baik sebanyak 35,7%, cukup 52,4%, dan kurang 11,9%. Setelah intervensi, terjadi peningkatan signifikan pada kategori baik menjadi 71,4%, kategori cukup 28,6%, dan tidak ada lagi kategori kurang (0%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perubahan perilaku PHBS (cuci tangan) siswa. Kesimpulan penelitian ini adalah pendidikan kesehatan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan perilaku PHBS (cuci tangan) pada siswa kelas VI SDN Rompo. Pendidikan kesehatan yang diberikan secara terstruktur dan interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk kebiasaan sehat pada anak sekolah dasar





