Hubungan Personal Hygiene Dengan Pencegahan Tuberkulosis Paru Pada Keluarga Penderita Tuberkulosis di Puskesmas Dompu Barat Kabupaten Dompu

Authors

  • Saufinah Saufinah STIKES Yahya Bima, Bima Author
  • Erlina Fauzia STIKES Yahya Bima, Bima Author
  • Israfil Israfil STIKES Yahya Bima, Bima Author

Keywords:

Personal hygiene, pencegahan TBC, tuberkulosis paru, keluarga, perilaku kesehatan

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia yang menempati peringkat kedua kasus TB tertinggi di dunia. Tingginya angka kejadian TB, termasuk di Kabupaten Dompu, diduga berkaitan dengan rendahnya penerapan personal hygiene dalam keluarga penderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dengan pencegahan tuberkulosis paru pada keluarga penderita TBC di wilayah kerja Puskesmas Dompu Barat Kabupaten Dompu. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 255 penderita TBC, dengan sampel sebanyak 72 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menerapkan personal hygiene (66,7%) dan melakukan pencegahan TBC dalam keluarga (70,8%). Analisis bivariat menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara personal hygiene dengan pencegahan tuberkulosis paru pada keluarga penderita TBC. Disimpulkan bahwa penerapan personal hygiene yang baik berhubungan dengan upaya pencegahan penularan TB paru dalam keluarga. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi dan peran aktif keluarga serta tenaga kesehatan dalam membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat guna menekan angka penularan TBC.

Downloads

Published

2026-02-27